Postingan

Adab ‘Alim dan Muta’alim dalam Kitab Ayuhal Walad

Gambar
Ada rumor yang menyebar dil kalangan teman-teman bahwa mahasiswa baru kedatangan 2020 dalam beberapa bulan kedepan akan tiba di Kairo untuk melanjutkan jenjang pendidikan strata satu (S1) di Universitas Al-Azhar. Seperti layaknya seorang kakak kepada adiknya, pasti akan memberikan gambaran kehidupan yang akan dihadapi serta masalah-masalah yang kiranya bakal terjadi dengan berbagai Ospek dari berbagai elemen.  Setelah itu mencari informasi hari besar di bulan oktober, penulis mendapati (tepat hari ini) sebagai Hari Guru Internasional. Sekilas, penulis terinspirasi untuk sedikit mengulas kitab karya Imam Ghazali ini, karena penulis menganggap kitab memliliki kaitan dengan Hari Guru. Namun penulis tidak hanya membahas bagaimana adab Imam Ghazali terhadap muridnya (memberi nasihat), tetapi akan membahas adab keduanya (guru dan murid) dalam pembukaan kitab Ayuhal Walad ini. Kitab Ayuhal Walad adalah salah satu karya yang sangat monumental yang dikarang oleh Imam Ghazali. Kitab yang dit...

G30S PKI: Napak Tilas Pengorbanan Trimurti Gontor

Gambar
“Bondo, bahu, pikir, lek perlu sak nyawane pisan” kata-kata ini yang ditempel sebagai hiasan di dinding-dinding pondok. Bukan hanya sebagai hiasan, ataupun kuot-kuot untuk update status Whatsapp. Tapi, kalimat ini merupakan filsafat yang diajarkan oleh Kyai Gontor untuk ditanamkan di jiwa para santrinya. Kata-kata itu sering diulang di banyak kesempatan dan perkumpulan. Khususnya untuk memperingati peristiwa G30S PKI, dibacakan cerita sejarah Trimurti yang dikejar-kejar PKI, sampai hampir saja mau dibunuh. Ketika dibacakan kata-kata ini, atmosfer udara di sekitar kyai berubah menjadi haru. Saat-saat genting yang hampir membunuhnya, mereka masih sempat untuk berebut mati. Tulisan ini hanya sedikit tentang pengorbanan Trimurti untuk memperjuangkan Gontor. Kisah penuh nilai yang setiap tahunnya selalu dibacakan agar nilai tersebut meresap ke dalam jiwa para santri. Ping sewu Tulisan ini hanya sebuah coretan rindu terhadap wejangan menggugah dari para Kyai. Lahumul Fathihah! Kenapa Gontor...

Imam Dardiri

Gambar
     Nama lengkap beliau adalah Imam Abu al-Barakat, Ahmad bin Ahmad bin Ahmad Abu Hamid al-Adawiy al-Maliki al- Azhari al-Khalwatiy. dikenali dengan gelaran Ahmad al-Dardir (1127-1201 H/1715-1786 M), pengarang kitab al-Khariah al-Bahiyyah, al-Dardiri fi Qishah al-Mi’raj, Aqrab al-Masalik li Madzhab al-Imam Malik, Syarh Mukhtashar al-Khalil, Tuhtafu al-Ikhwan fi ‘Ilmi al-Bayan.      Beliau dilahirkan di desa Bani ‘Adi, tempat itu menjadi perkampungan Bani ‘Adi dari Quraish di Asyuth, Mesir bagian Atas. Nasab terakhirnya sampai kepada Sayyidina Umar bin Khattab. Ia dilaqobkan dengan al-Dardir karena suatu Qabilah dari qabilah Arab pergi ke perkampungan Bani ‘adi untuk menetap disana, da nada seorang pembesar qabilah tersebut yang diberkahi dari Ahlul Ilmi dan Fadhillah dipanggil dengan sebutan al-Dardiri.      Dia diberi panggilan al-Daridir karena sejak kecil ia merupakan sosok yang sangat diberkahi dengan Hafalan al-Quran dan keindah...